Orang tua mana yang tidak bangga memiliki anak-anak yang cerdas dan berprestasi. Kecerdasan anak bisa didapatkan dari faktor keturunan namun jika tidak didukung dengan baik maka kecerdasan tersebut tidak akan berkembang. Mendukung kecerdasan bisa dilakukan dengan memberikan makanan tinggi nutrisi. Hal ini dikarenakan nutrisi merupakan sumber utama untuk menunjang perkembangan sel otak dan organ penting lainnya. Semakin tercukupi nutrisi anak maka akan semakin optimal pula perkembangan sel dan fungsi otak anak tersebut.

5 Booster Nutrisi Untuk Kecerdasan Anak

Sebagai orang tua Anda harus pandai dalam memberikan makanan kepada anak-anak. Fokus utama dari memberikan makan yaitu tidak hanya agar kenyang namun harus memperhatikan kandungan nutrisi makanan tersebut. Di bawah ini merupakan 5 jenis nutrisi penting untuk membantu mencerdaskan otak anak.

Asam Lemak Omega 3 & 6

Asam lemak omega 3 dan 6 merupakan nutrisi jika Anda ingin anak-anak tumbuh cerdas. Kandungan asam lemak diperoleh dari bahan makan yang nantinya akan diubah oleh tubuh menjadi DHA. Sekitar 8% berat otak dibangun oleh DHA yang mana zat ini sangat berperan aktif dalam mengoptimalkan fungsi otak.

nutrisi anak

Anak-anak yang berusia tiga tahun masih belum memiliki banyak enzim yang membantu mengubah asam lemak menjadi DHA. Dengan demikian, Anda dapat membantunya dengan memberikan susu yang mengandung DHA, omega 3 dan 6. Jenis makanan lainnya untuk mendongkrak asupan asam lemak adalah ikan salmon, sarden dan makarel.

Zat Besi

Zat besi juga memiliki fungsi penting dalam mengembangkan kecerdasan otak anak. Hal ini dikarenakan peran zat besi yang membawa oksigen pada sel darah merah. Jika kebutuhan oksigen sel-sel darah merah terpenuhi dengan baik maka suplai oksigen ke otak juga lancar. 

Otak yang mendapatkan cukup oksigen akan lebih mudah untuk berkonsentrasi dan memiliki daya ingat yang baik. Zat besi mudah ditemukan pada asupan makan hewani atau nabati. Rekomendasi makanan tinggi zat besi diantaranya adalah daging merah, kacang-kacangan, sereal, nasi merah dan biji-bijian. Bayam dan sayuran hijau lainnya juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

Kolin

Agar produksi DNA dan sinyal saraf pada anak meningkat maka Anda harus mencukupi kebutuhan kolin. Kolin memiliki fungsi yang hampir sama dengan vitamin yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks dan asam folat. Anda bisa mendapatkan asupan ini dari telur yang terdapat pada bagian kuning telur. Namun, Anda juga bisa mendapatkan kolik dari makanan seperti salmon, susu, hati ayam dan daging.

Asam Folat

Nutrisi pendongkrak fungsi otak selanjutnya adalah folat. Folat berasal dari vitamin B kompleks dan larut dalam air. Tubuh manusia tidak dapat menghasilkan folat sendiri sehingga harus mendapatkan asupan dari luar.

Agar anak-anak memiliki saraf otak yang kuat sehingga lebih mudah dalam menerima dan mengingat informasi maka kebutuhan asam folatnya harus tercukupi. Selain dapat memaksimalkan perkembangan otak, folat juga dapat mencegah anak mengalami anemia.

Vitamin B12

Tubuh memerlukan banyak vitamin untuk memperkuat sistem imun dan kesehatan jaringan. Vitamin B12 merupakan jenis vitamin yang sangat diperlukan oleh anak-anak karena dapat memaksimalkan perkembangan otak.

DNA dan RNA merupakan dua hal penting dalam pembentukan dan perkembangan otak anak. Untuk menghasilkan keduanya diperlukan asupan vitamin B 12 yang cukup. Berikan anak-anak susu almond, keju, telur, susu kedelai, temped an sereal untuk mencukupi kebutuhan vitamin B 12.

Kelima jenis nutrisi yang disebutkan bisa Anda dapatkan sekaligus dari dengan memberikan susu pertumbuhan untuk anak-anak. Pilih kandungan susu pertumbuhan sesuai kebutuhan usia anak.